Berbisnis Properti dengan Modal Terjangkau Melalui Program Eazy Property
Berbisnis Properti dengan Modal Terjangkau Melalui Program Eazy Property

Berbisnis Properti dengan Modal Terjangkau Melalui Program Eazy Property

Berbisnis Properti dengan Modal Terjangkau Melalui Program Eazy Property

Jakarta, 03 Mei 2019. Persaingan di bisnis properti cukup ketat, namun peluangnya masih sangat dan tetap besar. Terlebih bagi kita yang ingin berbisnis properti atau memiliki properti di Bali dengan modal sangat terjangkau Anda tidak perlu ragu untuk memulainya dengan mengikuti program atau konsep binis yang diusung oleh Eazy Property. Jadi, bagi siapa saja yang ingin memiliki atau berbisnis properti dengan modal terjangkau bisa join melalui program Eazy Property. Eazy property ini adalah program kolaborasi dari Tung Desem Waringin (Pakar Properti No 1 di Indonesia), Henriko J Tampenawas (CEO Eazy Property & CEO PT Indonesia Jaman Sekarang), dan Wempy Suciady (CEO The One Entrepreneur & Komisaris Eazy Property). Serta, bekerjasama dengan Developer ternama di Bali yaitu Ganda Land, Kontraktor Adi Persada Gedung (APG), juga pengelola daripada Hotel AC Marriott.

Ketika kita join di bisnis properti Eazy Property, kita bisa memanfaatkan yang namanya aktif income. Aktif income disini, yakni kita bisa menyewa – nyewakan hak diskon yang kita miliki. Pada bisnis Eazy Property ini sistemnya menggunakan per lot. Namun, untuk 1 (satu) lot di bisnis Eazy Property berbeda dengan di binis jual beli saham. 1 (satu) lot di bisnis Eazy Property akan memiliki 4 macam keuntungan.

Keuntungan pertama, yaitu memiliki hak huni selama 50 tahun. Dari setiap pembelian satu lot akan mendapatkan gratis dalam satu tahunnya itu satu malam (1 hari). Jadi, keuntungan pertama itu satu tahun, satu hari selama 50 tahun. Artinya, kalau diibaratkan voucher menginap, yaitu mendapatkan 50 voucher menginap, dan yang bisa dipakai itu satu voucher (satu kali) kalau untuk pembelian satu lot. Kalau pembelinya dua lot, berarti dalam satu tahunnya akan mendapatkan dua malam (2 hari). Tiga lot dalam satu tahunnya akan mendapatkan tiga malam (3 hari). Nah, kalau ada yang beli mencapai 10 lot, karena sudah banyak yang membeli 10 lot tersebut, dan ini akan diberikan yang dinamakan Elite Club. Elite Club ini adalah khusus member Eazy Property yang akan mendapatkan pelayanan prioritas. Pelayanan prioritas seperti untuk booking hotel, booking kamarnya, dan lain – lain yang memang akan menjadi penawaran yang akan terlebih dahulu ditawarkan ke member Elite Club. Selain itu, keuntungan Elite Club ini akan langsung mendapatkan emas 25 gr, atau langsung mendapatkan potongan cash back sebesar Rp 15 juta.

Keuntungan atau poin kedua, adalah kita memiliki hak diskon 30% – 70 %. Hak diskon ini, misalkan jika di tahun pertama kita ingin menginap 3 malam. Yang 1 malamnya sudah tentu gratis karena kita bisa menggunakan hak huni yang kita miliki. Nah, untuk yang 2 malamnya lagi kita bisa menggunakan hak diskon yang kita miliki mencapai 30% – 70% tergantung dari pig sesion atau high sesion. Jadi, misalkan pig sesion, diskonnya bisa sekitar 50% – 70 %, dan kalau high sesion diskon sekitar 30% – 50%. Lalu, pasaran kamar di Bali sendiri, karena resort di Bali ini setara dengan hotel bintang 5, yakni dengan 2 bedroom, begitu masuk itu ada kamar tamunya, ada dapur, dan kamar. Luasnya 57,5 m. Luas keseluruhannya, atau resortnya mencapai 2,1 hektar. Biasanya harga per malam itu Rp 5 juta, dan misalkan dengan kita mendapatkan diskon 50% berarti kita hanya mengeluarkan uang Rp 2,5 juta saja, kalau 2 malam berarti Rp 5 juta. Jadi, dengan kita sebagai member Eazy Property ini kita hanya membayar Rp 5 juta ke manajemen dan kita sudah memiliki 3 hak huni, atau untuk 3 malam. 3 malam ini bisa di huni sendiri atau kita mau sewakan ke orang lain. Kita menyewakan ke orang lain itulah yang dinamakan aktif income – nya dari bisnis Eazy Property. Dengan kita menyewakan sendiri, maka keuntungan pun 100 persen memang untuk kita. Sebagai contoh, misalkan kita hanya membeli atau menyewa dengan Rp 5 juta, lalu kita sewakan ke orang lain dengan harga normal Rp 5 juta, maka kita sudah mendapatkan Rp 15 juta dan berarti kita sudah memiliki keuntungan Rp 10 juta. Ini juga yang membedakan dengan bisnis lain yang memiliki sistem member get member, karena kalau di bisnis lain yang sistemnya member get member itu, biasanya tidak bisa menyewakan ke orang lain. Tapi di bisnis Eazy Property kita sebagai member properti itu bisa kita huni sendiri, atau kita mau sewakan ke orang lain oleh kita sendiri, atau bisa juga di sewakan ke orang lain tapi melalui atau oleh manajemen.

Disewakan oleh manajemen inilah yang merupakan keuntungan atau poin ketiga pada bisnis Eazy Property, di sini ada yang namanya bagi hasil (profit sharing) antara kita dengan manajemen Eazy Property. Keuntungan ini yang dikatakan pasif income. Jadi, misalkan hak huni kita tidak mau di huni sendiri, lalu tidak mau repot – repot juga menyewakan sendiri, maka kita bisa minta bantuan melalui manajemen Eazy Property. Melalui manajemen ini prosesnya tentu di tahun awal, atau bulan awal itu kita mulai menentukan apakah hak huni kita mau dihuni sendiri, disewakan sendiri, atau disewakan melalui manajemen. Kalau melalui manajemen, jadi misalkan ketika tahun pertama itu ada 100 orang/ member yang menyewakan melalui manajemen. Berarti ada 100 lot, dan dari 100 lot ini nantinya keuntungannya akan di bagi hasil (profit Sharing) pada akhir tahun dengan bagi hasil 50% : 50%. Misalkan 100 lot, dan ketika harga kamar dari tahun ke tahun itu sudah pasti naik, ditambah juga yang namanya pig sesion dan high sesion tentu disini yang akan menyebabkan adanya perbedaan harga, bisa mulai dari harga Rp 5 juta, bisa juga harga Rp 6 juta, atau bisa sampai harga Rp 7 juta. Anggaplah ambil di harga rata – rata Rp 5 juta dengan 100 lot laku semua disewakan oleh manajemen, berarti total untuk hitungan orang menghuni malamnya Rp 500 juta. Nah, dari Rp 500 juta ini bagi hasilnya karena yang menyewakan manajemen Eazy Property, maka disitu ada yang namanya potongan aminitif seperti, untuk biaya pembelian handuk, sabun dan lain – lain kebutuhan tempat hunian. Misalkan saja total nilai potongannya Rp 50 juta. Jadi, dari Rp 500 juta dipotong Rp 50 juta adalah Rp 450 juta, dan Rp 450 juta inilah yang akan di bagi hasil. Dibagi hasil menjadi, untuk manajemen Eazy Property 50%, dan untuk kita sebagai member atau customer 50%. Berarti 50% dari Rp 450 juta itu adalah Rp 225 juta, dan Rp 225 juta inilah baru akan dibagi 100 lot (100 customer/ member yang menyewakan dari pertama awal tahun melalui manajemen Eazy Property). Maka, untuk 1 lot – nya itu mendapatkan bagi hasil (profit sharing) sebesar Rp 2.250.000,- per tahun. Jadi, seperti itu rata – rata kisaran pendapatan per tahunnya dari profit sharing yang kita dapatkan. Namun, tentu tidak selamanya mendapatkan nilai sebesar itu, bisa saja mendapatkan profit sharing – nya lebih dari itu, karena sangat tergantung dari faktor – faktor seperti pig sesion dan high sesion, atau pun faktor yang namanya properti dari tahun ke tahun dipastikan selalu ada kenaikan. Intinya, jika omset bisnis properti melalui Eazy property ini besar, maka profit sharing pun dipastikan akan lebih besar lagi.

“Jadikan bisa dibayangkan, inikan 50 tahun. Dengan pasif income didiamkan saja selama 10 tahun sudah bisa balik modal dengan mendapatkan income 20.250.000,- dan ini baru dari pasif income, belum lagi dari aktif income – nya. Kalau kita bisa aktif, maka kita bisa menjual 6 malam saja sudah akan balik modal sekitar Rp 15 juta. Bahkan, tidak menutup kemungkinan per malamnya itu kita bisa dapat diskon hingga 70%. Nah, dengan diskon 70% itu, misalkan kita cukup hanya dengan membayar Rp 1,5 juta, berarti keuntungan yang kita dapat Rp 3,5 juta. Rp 3,5 juta di kali 4 malam sudah sekitar Rp 15,5 juta. Disitulah keuntungan aktif income dan pasif income – nya di bisnis Eazy Property,”terang Wisnu Cindi Firmansyah, Supervisor The One Entrepreneur.

Pada poin atau keuntungan ke empat di bisnis Eazy Property adalah adanya By back garanti 180%. Artinya, setelah 50 tahun, properti kita bisa di beli lagi oleh manajemen Eazy Property sebesar 180% dari harga awal kita membeli bisnis Eazy Property.

Disampaikan Tung Desem Waringin, bahwa peluang bisnis properti di tahun 2019 akan semakin naik, sehingga memiliki bisnis properti di tahun 2019 akan sangat menguntungkan. (AE)

Info dan Join Bisnis Eazy Property : 0813 1005 3286 (WhatsApp)

About asep

Check Also

Bersatu Melawan Covid-19, Gree Salurkan Air Purifier Pembasmi Corona ke berbagai Rumah Sakit dan Instansi Pemerintah

SUARAKU1.COM, Jakarta – Pada 30 Juli 2020, dalam rangka peringatan ulang tahun Gree ke-5 (lima) …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: